RSS

jadual ‘Puasa Sunnah’ sesuai penanggalan Masehi

05 Apr

1. Puasa tiap hari Senin dan Kamis.

2. Puasa 3 (tiga) hari setiap bulan – ’shaumul biidh’ –

Yakni pada tanggal 13,14 dan 15 – penanggalan Islam – (saat bulan purnama).

– 7, 8, 9 Januari 2012/ 13, 14, 15 Shafar 1433 H

– 6, 7, 8 Februari 2012/ 13, 14, 15 Rabi’ul Awwal 1433 H

– 6, 7, 8 Maret 2012/ 13, 14, 15 Rabi’ul Akhir 1433 H

– 5, 6, 7 April 2012/ 13, 14, 15 Jumadil Awwal 1433 H

– 5, 6, 7 Mei 2012/ 13, 14, 15 Jumadil Akhir 1433 H

– 3, 4, 5 Juni 2012/ 13, 14, 15 Rajab 1433 H

– 3, 4, 5 Juli 2012/ 13, 14, 15 Sya’ban 1433 H

(- Puasa Ramadhan 1433 H : 21 Juli 2012 – 18 Agustus 2012)

– 31 Agustus, 1, 2 September 2012/ 13, 14, 15 Syawwal 1433 H

– 29, 30 September, 1 Oktober 2012/ 13, 14, 15 Dzulqa’dah 1433 H

– 30, 31 Oktober 2012/ 14, 15 Dzulhijjah 1433 H

( 29 Oktober 2012 bertepatan dengan hari tasyriq – 13 Dzulhijjah 1433 H

Hari tasyriq tidak diperkenankan berpuasa )

– 27, 28, 29 November 2012/ 13, 14, 15 Muharram 1434 H

– 27, 28, 29 Desember 2012/ 13, 14, 15 Shafar 1434 H

3. Puasa 1/3 (sepertiga) bulan – Yakni di bulan Dzulhijjah.

Antara 17 Oktober 2012 – 14 November 2012/ Dzulhijjah 1433 H

Puasa tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah) bagi selain orang yang melaksanakan haji.

Yakni : 25 Oktober 2012/ 9 Dzulhijjah 1433 H.

Tidak diperkenankan berpuasa :

Hari Idul Adha – 10 Dzulhijjah/ 26 Oktober 2012

Hari tasyriq – 11, 12, 13 Dzulhijjah/ 27, 28, 29 Oktober 2012/ Dzulhijjah 1433 H

4. Puasa bulan Muharram – ‘Asyura’ selama 3 (tiga) hari – tanggal 9,10,11 Muharram.

Sangat dianjurkan tanggal 9 dan 10 ( Tasu’a dan ‘Asyura )

Yakni : 23, 24, 25 November 2012/ 9, 10, 11 Muharram 1434 H.

5. Puasa pada sebagian bulan Sya’ban.

Antara 21 Juni – 20 Juli 2012

6. Puasa 6 hari pada bulan Syawwal.

Antara 20 Agustus – 16 September 2012.

Tidak diperkenankan puasa pada 1 Syawwal (19 Agustus 2012).

7. Puasa Daud – berpuasa berselang-seling.

Berpuasa satu hari lalu berbuka satu hari.

cc/gs

puasa 12.13.14

fenomena yang terjadi pada saat tanggal tersebut terhadap kondisi bumi terhadap bulan. Yang terjadi gaya tarik bulan yang meningkat yang menyebabkan permukaan air akan meningkat, kalau kita hubungkan dengan tubuh kita yang juga terisi oleh air. Puasa ini bertujuan untuk mengatur keseimbangan air didalam tubuh.

Maa laa yudraku kullhu laa yutraku julluhu.

Sesuatu yang tidak bisa didapat seluruhnya,

tidak harus ditinggalkan semuanya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 5, 2012 in Umum

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: